Marsekal TNI Djoko Suyanto

Dilantik Jadi Panglima TNI

Jakarta 13/02/06: Presiden Yudhoyono melantik Marsekal TNI Djoko Suyanto menjadi Panglima TNI menggantikan Jend Endriartono Sutarto di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/2/2006). Selain itu, Presiden juga melantik Marsdya TNI Herman Prayitno menjadi Kepala Staf TNI AU menggantikan Djoko Suyanto.

Syaykh Abdussalam Panji Gumilang

Pelopor Pendidikan Terpadu

Dia adalah personifikasi Al-Zaytun. Pendiri dan pemimpin Ponpes modern (kampus) ‘Pusat Pendidikan dan Pengembangan Budaya Toleransi dan Perdamaian’ ini seorang pelopor pendidikan terpadu (kampus peradaban). Dia seorang guru yang mengandalkan manajemen ‘kekitaan’ bukan ‘keakuan’.

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  NUSANTARA
 ► Aceh
 ► Sumut
 ► Sumbar
 ► Riau
 ► Kepri
 ► Jambi
 ► Sumsel
 ► Bengkulu
 ► Lampung
 ► Babel
 ► Banten
 ► Jabar
 ► Jakarta
 ► Jateng
 ► Yogyakarta
 ► Jawa Timur
 ► Bali
 ► N T B
 ► N T T
 ► Kaltim
 ► Kalsel
 ► Kalbar
 ► Kalteng
 ► Sultra
 ► Sulsel
 ► Sulut
 ► Sulteng
 ► Gorontalo
 ► Maluku
 ► Maluku Utara
 ► Papua
 ► Papua Barat
  Beranda
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Obrolan
 ► Poling Tokoh
 ► Kirim Pesan
 ► Lihat Pesan
 ► Beritahu Teman
 ► Search
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 

 
JATIM  
TOKOH NUSANTARA  
   

*************************

aa - az

Abdurrahman Wahid
Abdussalam Panji Gumilang
Achmad Mustofa Bisri, KH

Achmad Rifai

Achmad Sahal Mahfudz, KH Muhammad

Achmad Sujudi, Dr, MHA

Ahmad Effendi Choirie

Ali Masykur Musa, MSi
Alim Husin
Alim Markus
Amirul Isnaini, Mayjen

Anas Urbaningrum

Andrias Wiji Setio Pamuji

Arief Budiman

Arief Kusharyadi

Ariffi Nawawi

Arry Harryanto Reksodiputro
Artidjo Alkostar, SH

August Parengkuan

Bambang Sudibyo

Bambang W. Soeharto

Bob Tutupoly
Boediono

Boy Bolang ^(1948-2004)

Bubi Chen

Budi Hardjono^

Budiono Sri Handoko

Bung Karno^

Cholil Bisri, KH Muhammad

Chusnul Mar'iyah Ph.D

Dahlan Iskan

David Handojo Muljono

Didik J Rachbini

Dimyati Hartono, M. Prof. Dr

Djoko Soeyanto

Dradjad Hari Wibowo

Eko Edi Santoso

Emha Ainun Nadjib

Erman Suparno

Guruh Iranto Soekarnoputra
Haeny Relawati Rini Widyastuti

Halim Perdanakusuma (1922-1947)

Haryono, Dr

Haryono Haryoguritno

Haryono Suyono

Hasyim Asy'ari, KH (1875-1947)

Hasyim Muzadi, KH

Hendrawan

Hermawan Sulistyo

Herry Goenawan

Ichlasul Amal

Imam Utomo

Inul Daratista

JB Sumarlin

Joedarso Djojosoebroto

Jos J Sukandar

Kristiya Kartika

Kusbini

Mohammad Mahfud MD

Muhammad Noeh

Samaun Samadikun (1931-2006)

Titie Said

Wongso Suseno

 

Halim Perdana Kusuma (1922-1947)

Gugur Saat Bertugas

Seorang pahlawan Indonesia. Pria kelahiran Sampang, 18 November 1922, ini gugur di Malaysia, 14 Desember 1947 dalam usia 25 tahun saat menjalankan tugas semasa perang Indonesia-Belanda di Sumatera. Ia ditugaskan membeli perlengkapan senjata dengan pesawat terbang dari Thailand.

 

Ir. Haryono Haryoguritno

Penggemar dan Pakar Keris

Mantan Ajudan Presiden Soekarno ini seorang penggemar keris, yang kompeten digelari pakar keris!  Saking senangnya pada benda pusaka warisan nenek moyang itu, dia rela menukar mobil Mercy-nya dengan keris. Hobinya terhadap keris, juga sempat membuat isterinya kaget, kesal dan cemburu.

 

Joedarso Djojosoebroto

Ingin Sinder Jadinya Rimbawan

Ia seorang rimbawan. Profesi yang tadinya merupakan pilihan alternatif baginya. Selepas lulus SMA, sebenarnya pilihan utamanya ingin menjadi sinder pabrik gula, yang dianggapnya suatu profesi yang mempunyai keistimewaan tersendiri. Namun tak dir membawanya menjadi rimbawan (orang yang bertugas di tengah hutan-rimba). Ia pun menekuni pekerjaan bidang kehutanan itu dengan serius.

Titie Said

Novelis Pimpin LSF

Novelis yang memimpin Lembaga Sensor Film (LSF), Titie Said mengakui banyak sinetron yang tidak melalui sensor LSF dengan alasan kejar tayang. Di sisi lain, sanksi yang ditentukan UU No 8/1992 untuk pelanggaran seperti itu dinilai terlalu ringan, yakni hukuman kurung maksimal satu tahun atau denda Rp 40 juta.

 

Wongso Suseno

Petinju Pertama Rebut Juara OPBF

Petinju profesional Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar juara internasional. Petinju kelahiran Malang, 17 November 1945 ini merebut gelar juara OPBF kelas welter setelah menundukkan Chang Kil Lee dari Korea Selatan, 28 Juli 1975 di Istora Senayan, Jakarta.

 

Mohammad Mahfud MD

Ketua MK 2008-2011

Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, SH, SU, terpilih menjadi ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2011. Pemilihan berlangsung terbuka di ruang sidang pleno gedung MK, Jakarta, Selasa (19/8/2008). Mahfud menggantikan Jimly Asshiddiqie yang sudah dua periode menjabat ketua MK.

 

Hermawan Sulistyo

Profesor Provokator Reformasi

Profesor Riset Bidang Perkembangan Politik LIPI, ini seorang ' aktivis provokator'  reformasi 1998. Pria kelahiran Ngawi, 4 Juli 1957, yang akrab dipanggil Kikiek Haryodo, ini seorang profesor pemikir strategis aksi mahasiswa 1998 yang berhasil mengakhiri kekuasaan 32 tahun Orde Baru.

 

Muhammad Noeh

Mantan Rektor ITS Jadi Menkominfo

Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Prof Dr Ir Muhammad Nuh, dipilih Presiden Yudhoyono sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), menggantikan Sofyan Djalil. Ketua ICMI Jatim ini menguasai bidang teknologi informasi.

 

Prof Dr Samaun Samadikun (1931-2006)

Kepala LIPI 1989-1995

OBITUARI: Mantan Kepala LIPI yang juga guru be-sar bidang elektronika ITB, itu aktif memperjuang-kan pengembangan  mikroelektronika dan Kota Chip sejak 1991. Namun sampai meninggal di Jakarta, Rabu 15 November 2006 pukul 10.15 WIB, cita-cita pria kelahiran Magetan, 15 April 1931 itu belum terwujud.

 

Haryono Suyono

Bapak Keluarga Berencana

Pria kelahiran Pacitan, 6 Mei 1938, ini layak digelari Bapak Keluarga Berencana Indonesia. Dia, Haryono Suyono, adalah pejabat Kepala Badan BKKBN Pusat paling lama dan paling berhasil. Dia sukses menggalang keluarga berencana di indonesia. Bahkan pendataannya tentang keluarga prasejahtera (miskin) masih diandalkan sampai saat ini.

 

Imam Utomo

Kembali Pimpin Jatim 2003-2008

Pasangan Imam Utomo – Soenarjo yang dicalonkan F-PDIP dan F-Gabungan terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2003-2008 dengan meraih 63 dari 100 suara. Sementara pesaingnya pasangan Abdul Kahfi-Ridwan Hisjam yang dicalonkan F-PKB dan F-PG hanya memperoleh 34 suara.

 

JB Sumarlin

Anak Kecil di Belakang Widjojo

Pria berperawakan kecil, ini memainkan peran dan pengabdian sentral pada masa pemerintahan Orde Baru, khususnya di bidang perekonomian. Sejak 1970 hingga 1998, dia berperan dalam pusat kebijakan ekonomi dan keuangan. Dia salah seorang arsitek ekonomi Indonesia yang ‘dibesarkan’ Widjojo dan ‘diandalkan’ Pak Harto.

 

Prof Dr Ichlasul Amal MA

Rektor Reformasi Damai

Doktor ilmu politik ini akrab dengan dunia pergerakan sejak mahasiswa (Angkatan '66). Bahkan semasa menjabat Rektor UGM (1998-2002), saat mahasiswa dilarang demonstrasi, dia malah turun demo bersama mahasiswa. Oleh para aktivis mahasiswa, dia pun dianugerahi Bintang Jasa Utama Tokoh Reformasi Damai 1999.

 

Didik Junaidi Rachbini

Inginkan PAN Partai Modern

Ketua DPPPartai Amanat Nasional (PAN) ini mendeklarasikan kesediaannya untuk maju sebagai kandidat ketua umum PAN dalam Kongres II PAN di Semarang, April 2005. Pakar ekonomi yang guru besar Universitas Indonesia ini mengemukakan lima misi yang akan diwujudkannya dalam memimpin PAN.

 

Prof. Dr. M. Dimyati Hartono, SH

Ketidakadilan Mebuatnya Kuat

Pengalaman pahit diperlakukan tidak adil, tidak menjadikannya patah semangat. Pengalaman itu justru menjadikan mantan ketua DPP PDIP ini semakin kuat memperjuangkan apa yang dianggapnya benar. Sosok Brotoseno (pewayayangan) dan Soekarno yang ia kagumi sebagai bapak bangsa, sudah menjadi pengobar semangat dalam hidupnya.

 

Erman Suparno

Empat Prioritas Depnakertrans

Bendahara Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga menjabat Ketua FKB di DPR Erman Suparno, dipercaya menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, menggantikan Fahmi Idris. Pria kelahiran Purworejo, 20 Maret 1950 ini dilantik menjadi menteri Rabu 7 Desember 2005.