Try Sutrisno

Sang Negarawan Berpendirian Teguh

Mantan Wakil Presiden ini dikenal sebagai seorang negarawan yang jujur, bersahaja, loyal, berdedikasi tinggi dan berpendirian teguh. Ia bukanlah seorang ambisius yang mau menghalalkan segala cara untuk meraih jabatan. Ia selalu bijak dan bajik mengambil posisi sesuai kepantasan tanggung jawabnya.

Ali Alatas

Singa Tua Diplomat Indonesia

Dia salah satu diplomat handal Indonesia. Menjabat Menteri Luar Negeri (1987-1999) dalam empat kabinet dan pernah dinominasikan menjadi Sekjen PBB oleh sejumlah negara Asia pada 1996, suatu bukti kehandalannya mewakili Indonesia di pelbagai meja perundingan dan jalur diplomatik.

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
 BIRTHDAY
 ► Januari
 ► Februari
 ► Maret
 ► April
 ► Mei
 ► Juni
 ► Juli
 ► Agustus
 ► September
 ► Oktober
 ► November
 ► Desember
 
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
NOVEMBER  
 
   

HARI ULANG TAHUN

01 Nov 1937 :: Titiek Puspa, Tanjung Kalsel

02 Nov 1951 :: Herawati Sudoyo, Pare

03 Nov 1944 :: Guntur Soekarno Putra

04 Nov 1932 :: Ali Alatas, Jakarta

04 Nov 1921 :: Basuki Rakhmat^

04 Nov 1938 :: Aberson M Sihaloho, P Siantar (Jkt, 12 Okt 2006)

04 Nov 1939 :: Maftuh Basyuni, M, Rembang
05 Nov 1944 :: Nazaruddin Sjamsuddin, MA, Bireuen, NAD

06 Nov 1950 :: Siti Fadilah Supari, Solo

06 Nov 1959 :: Faisal H Basri, Bandung

06 Nov 1961 :: Dadang Solihin, MA, Bandung

06 Nov 1963 :: Yohanes Surya, Jakarta

07 Nov 1925 :: Munawir Sjadzali, Klaten, (Jkt, 23 Jul 2004)

07 Nov 1935 :: WS Rendra, Solo

07 Nov 1951 :: Ade Surapriyatna, Jakarta

07 Nov 1952 :: Baharuddin Aritonang, Padangsidempuan

07 Nov 1956 :: Kristiya Kartika, Probolinggo, Jawa Timur,
09 Nov 1930 :: Sri Mulyono Herlambang, Solo (Jkt, 21 Mei 2007)

09 Nov 1941 :: Abdullah Zainie, Pangkalan Bun

09 Nov 1945 :: Nabiel Makarim, Solo,

09 Nov 1951 :: Franciscus Welirang, Padang, CEO Bogasari

09 Nov 1957 :: Gamawan Fauzi, Padang

10 Nov 1942 :: Bachtiar Effendi, Long Iram

10 Nov 1943 :: Salim Said,

10 Nov 1943 :: Syarwan Hamid, Siak, Riau

10 Nov 1958 :: Sugeng Purwanto, Bojonegoro

10 Nov 1965 :: Wawan H Purwanto, Kudus

11 Nov 1786 :: Diponegoro, Pangeran, Yogya (1785-1855)

11 Nov 1928 :: MF Siregar, Jakarta

11 Nov 1942 :: Nopirin, Dr,MA, Yogya

11 Nov 1948 :: Syaukani Hasan Rais, Kutai
11 Nov 1951 :: Indra Setiawan, MBA, Jakarta

11 Nov 1956 :: Arief Mudatsir Mandan, Jepara

12 Nov 1937 :: Mus Mualim^

13 Nov 1939 :: Bob Tutupoly, Surabaya

13 Nov 1953 :: Alinafiah, Medan

14 Nov 1905 :: Sanusi Pane, Muara Sipongi (Jkt, 02 Jan 1968)

14 Nov 1948 :: Tyasno Sudarto, Magelang

14 Nov 1958 :: Sigit Pramono, Batang

15 Nov 1935 :: Try Sutrisno, Surabaya

15 Nov 1937 :: Jusuf Wanandi, Sawahlunto

15 Nov 1946 :: Aburizal Bakrie, Jakarta

16 Nov 1942 :: Eka Darmaputera, Magelang (Jkt, 29 Jun 2005)
16 Nov 1958 :: Rokhmin Dahuri, MS, Cirebon

16 Nov 1961 :: Ichwan Azhari, Medan

17 Nov 1924 :: Ali Akbar Navis,Padangpanjang (wf 22 Mar 2003)

17 Nov 1927 :: Des Alwi Abubakar, Banda Naira

17 Nov 1939 :: Retno Iswari Tranggono, Jakarta

17 Nov 1946 :: Wongso Suseno, Malang

17 Nov 1949 :: El Manik, Bohorok

17 Nov 1958 :: Nurdin Halid, Watampone

18 Nov 1922 :: Halim PK, Sampang (Malaysia, 14 Des 1947)

19 Nov 1950 :: Suko Kuncoro, Yogyakarta

20 Nov 1923 :: Miriam Budiardjo, Kediri (Jakarta, 8 Jan 2007)

20 Nov 1950 :: Hudarni Rani, HA, Sungai Liat
21 Nov 1925 :: Princen, HJC, Den Haag (wf Jkt 22 Feb 2002)
21 Nov 1937 :: Matingo Boesje, Novelis
21 Nov 1946 :: Mardiyanto, Solo
21 Nov 1961 :: Butet Kertaradjasa, Yogyakarta

22 Nov 1922 :: Wiyogo Atmodarminto, Gubernur Jakarta
23 Nov 1943 :: A. Riyanto, Komponis

23 Nov 1948 :: Drs. Mulyana W. Kusumah, Bogor

23 Nov 1956 :: Rita Nasution, Penyanyi

24 Nov 1914 :: Roeslan Abdulgani, Surabaya (Jkt, 29 Jun 2005)
24 Nov 1925 :: Yos Sudarso, Salatiga (Laut Aru 15 Jan 1962)
24 Nov 1926 :: Nanny Anastasia Lubis, Tegal (Jkt, 1993)

24 Nov 1942 :: R. Adang Ruchiatna Puradiredja, Jakarta

24 Nov 1948 :: Samsuri Aspar, Samarinda

25 Nov 1920 :: Ani Idrus, Sawah Lunto (Medan, 09 Jan 1999)
25 Nov 1925 :: Tino Sidin, Tebing Tinggi
25 Nov 1939 :: Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, Rangkasbitung

26 Nov 1918 :: Drs. Hazil Tanzil, Pengarang
26 Nov 1948 :: Arswendo Atmowiloto, Wartawan

26 Nov 1971 :: Lukman Edy, Muhammad, Teluk Pinang, Riau
27 Nov 1898 :: Wong Kam Fu, Peramal

27 Nov 1926 :: Raden Pandji Soejono,

27 Nov 1934 :: Kartika Affandi, Jakarta
28 Nov 1906 :: Prof. Dr. Hazarin, Mendagri
28 Nov 1920 :: Moh. Sanusi, Menperind

28 Nov 1936 :: Trisutji Djuliati Kamal, Jakarta

28 Nov 1979 :: Anne Ahira, Bandung

29 Nov 1910 :: Johanna Masdani, Sulut (wf Jakarta, 13 Mei 2006)

29 Nov 1935 :: Soerjono, DR.MPA.SH, Jkt

30 Nov 1930 :: Suhardjan, M, Dr,Ir, Klaten
30 Nov 1948 :: Mansyur S, Artis Penyanyi

 

Herawati Sudoyo

Peletak Dasar Pemeriksaan DNA

Bercita-cita jadi arsitek, tapi jalan hidupnya menjadi dokter dan peneliti. dr Herawati Sudoyo, MS, PhD kelahiran Pare, 2 November 1951, dan Dosen FK-UI, ini pun telah membuat terobosan dalam ilmu pengetahuan dengan meletakkan dasar pemeriksaan DNA forensik untuk identifikasi pelaku bom bunuh diri.

El Manik

Pria Batak Perankan Ustad

El Manik aktor film dan sinetron bernama lahir Iman Emmanuel Ginting Manik. Pria kelahiran Bahorok, Sumatera Utara, 17 November 1949, ini telah membintangi lebih 30 film selama 30-an tahun karirnya. Pria Batak ini antara lain berhasil memerankan ustad dalam film "Titian Serambut Dibelah Tujuh".

Wongso Suseno

Petinju Pertama Rebut Juara OPBF

Petinju profesional Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar juara internasional. Petinju kelahiran Malang, 17 November 1945 ini merebut gelar juara OPBF kelas welter setelah menundukkan Chang Kil Lee dari Korea Selatan, 28 Juli 1975 di Istora Senayan, Jakarta.

Ichwan Azhari

Pemburu Arsip Sejarah

Selama tujuh tahun di Eropa, Ichwan Azhari memburu arsip sejarah Nusantara di berbagai perpustakaan dan kampus, terutama di Jerman dan Belanda. Pendiri Pustaka Humaniora (Pusra) kelahiran Medan 16 November 1961, itu juga menemui para misionaris yang pernah bertugas di Indonesia.

Retno Iswari Tranggono

Inspirator Kosmetik Indonesia

Ketua Himpunan Ilmuwan Kosmetika Indonesia dan Predir PT Ristra Indolab, ini seorang inspirator kosmetik Indonesia. Membuka usaha bidang kosmetika dengan berbasis ilmu medis. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin FKUI, ini membagikan ilmu dan pengalaman dalam buku otobiografinya.

M Lukman Edy

Menteri KIB Termuda

Sekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dipercaya Presiden SBY menjadi Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT), menggantikan Saifullah Yusuf. Nama pria kelahiran Teluk Pinang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, 26 November 1971, ini melejit laksana meteor, dari sebelumnya tidak banyak dikenal oleh publik.

Drs H Samsuri Aspar MM

Pemimpin yang Bersahaja

Wakil Bupati Kutai Kartanegara ini, seorang pemimpin mampu menempatkan diri dalam setiap jabatan yang diamanahkan kepadanya. Dia seorang pemimpin yang bersahaja. Mantan Kadipenda Kabupaten Kutai, ini menjadi pasangan yang amat ideal dengan Bupati Kutai Kartanegara H Syaukani HR.

Des Alwi Abubakar

Tokoh Simbol Masyarakat Banda

Di Banda Naira ia bukan saja tokoh, tapi juga ‘pusat komunikasi’ sebagai tempat mengadu, berkeluh kesah, meminta petunjuk untuk memecahkan masalah. Di Jakarta, ia terkenal sebagai pelobi tingkat tinggi dan simbol masyarakat Banda. Lalu, siapa Des Alwi?

Trisutji Djuliati Kamal

Komponis dan Pianis

Komponis dan pianis kenamaan kelahiran Jakarta, 28 November 1936, ini telah lebih 50 tahun berkarya dalam dunia seni musik. Trisutji Djuliati Kamal, lulusan Conservatorio de Musica St Caecilia, Roma, itu telah menulis sekitar 200 karya musikal. Di antaranya 130 komposisi untuk piano.

 

HA Hudarni Rani

Gubernur Babel Pertama

HA Hudarni Rani gubernur pertama Provinsi Bangka-Belitung (Babel). Pria kelahiran Sungai Liat, 20 November 1950, ini berpasangan dengan Suryadi Saman sebagai Wakil Gubernur. Keduanya dinilai representatif mewakili dua kelompok besar masyarakat di provinsi itu, yaitu masyarakat Pulau Bangka dan masyarakat Pulau Belitung.

Dra Hj Tien Santoso

Penata Rias Pengantin

Pemilik Sanggar Busana Indonesia (SBI), ini senang membagikan ilmu baik mengenai tata rias maupun tata cara adat Jawa kepada semua orang. Perias pengantin dan pemerhati upacara adat Jawa, kelahiran Madiun 11 November 1950, ini aktif sebagai pengajar program studi tata rias, Fakultas Teknik UNJ.

Wawan H Purwanto

Peneliti dan Pengamat Intelijen

Namanya populer karena kepiawaiannya mengamati isu-isu strategis. Sebagai peneliti dan pengamat intelijen, ia memang banyak berbicara tentang perkembangan terbaru ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan terlebih bila muncul kasus besar seperti peledakan bom.

 

Marsda TNI Suko Kuncoro S.Ip

Komandan Koharmat TNI AU

Marsda TNI Suko Kuncoro S.Ip lahir di Yogyakarta, 19 November 1950, diterima menjadi Calon Prajurit Taruna 1971 dan dilantik 1974. Bertugas sebagai Perwira Dp Wops 004, Widyaiswara Madya Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lemhanas RI, dan Waaslog Kasau,. Lalu pada 11 Maret 2004 dilantik menjadi Dankoharmatau.

 

Titiek Puspa

Bercerita Lewat Lagu

Karir artis penyanyi dan pencipta lagi ini seolah tiada henti. Nenek awet muda ini seorang pencipta lagu yang bercerita tentang manusia. Cerita yang didasari oleh rasa empati dan simpati yang sangat dalam kepada setiap manusia yang terpojok. Beragam tema kehidupan yang lekat dengannya diterjemahkan menjadi lagu.

 

Siti Fadilah Supari

Tegas dan Pekerja Keras

Mantan Kepala Pusdalit RS Jantung Harapan Kita, ini menyatakan kaget dan sempat shock saat diundang lewat telepon oleh utusan Presiden Yudhoyono, untuk berdialog dengan presiden, Rabu malam 20 Oktober 2004, beberapa jam sebelum pengumuman Kabinet Indonesia Bersatu. Dia diangkat menjabat Menteri Kesehatan (Menkes) RI.

 

Muhammad Maftuh Basyuni

Depag Harus Jadi Contoh

Duta Besar RI untuk Arab Saudi, ini mengatakan, Departemen Agama (Depag) harus menjadi contoh bagi departemen lainnya. Hal itu dikemukakan setelah menjalani uji kelayakan sebagai calon menteri di kediaman presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Bogor, Senin sore 18 Oktober 2004.

 

Alinafiah, MBA

Orientasi Prestasi Sang Inovator

Selalu melakukan inovasi dalam setiap jabatan yang diembannya. CEO Badan Usaha Milik Negara (BUMN), ini meniti karir dari bawah hingga menjabat Direktur Utama PT Pos Indonesia. Ia ‘karyawan pemerintah’ yang berorientasi prestasi dan tidak gagap jabatan. Ia memiliki integritas dan keberanian moral melakukan inovasi.

 

MF Siregar

Pencinta Olahraga Sejati

Dia pecinta olahraga sejati, mengabdi tanpa pamrih. Seluruh hidupnya dihabiskan dalam dunia olahraga. Di usia sudah senja, 76 tahun, masih saja ia berbakti sebagai Sekjen PB PBSI periode 2004-2008. Pantaslah Komite Olimpiade Internasional (IOC), menganugerahkan penghargaan emas L’Ordre Olympique (1986) kepadanya.

 

Franciscus Welirang

Pewaris Lain Taipan Liem

Dia menikah dengan Myra Salim, putri taipan Soedono Salim atau Liem Sioe Liong atau Om Liem. Dikaruniai dua putri, pria kelahiran Padang, Sumatera Barat 9 November 1951 ini menjadi pewaris lain imperium bisnis Salim Grup. Walau sebagai pewaris lain, CEO PT Bogasari Flour Mills, ini tidaklah dengan mudah menerima warisan.

 

Sigit Pramono

‘Dokter Spesialis’ Bank Bermasalah

Ibarat soerang dokter, ia adalah ‘dokter spesialis’ bank bermasalah (sakit). Berhasil mengatasi kredit bermasalah di Bank Mandiri, kemudian memimpin penyehatan Bank Internasional Indonesia (BII) yang ‘sekarat’. Lalu dipercaya menjabat Dirut Bank Negara Indonesia (BNI) yang tengah bermasalah akibat L/C fiktif Rp 1,7 trilyun.

 

Prof. Dr. Nazaruddin Sjamsuddin, MA

Ketua Komisi Pemilihan Umum

Lahir di Bireuen, Aceh, pada 5 November 1944, Nazaruddin Sjamsuddin menamatkan pendidikan sampai SMA di Provinsi yang sekarang bernama Nanggroe Aceh Darussalam itu. Setelah meraih gelar sarjana ilmu politik di Universitas Indonesia pada awal 1970, kemudian ia memperoleh gelar MA dan PhD, juga dalam ilmu politik.

 

W.S. Rendra

Kepiawaian Si Burung Merak

Kepak sayap si penyair berjuluk "Si Burung Merak" ini masih kuat dan tangkas. Suaranya lantang dan sangatlah mahir memainkan irama serta tempo. Kepiawaian pendiri Bengkel Teater, Yogyakarta, ini membacakan sajak serta melakonkan peran dalam drama membuatnya menjadi bintang panggung terkenal hingga ke mancanegara.

 

Indra Setiawan, MBA

Sang 'Pendekar' Garuda

Setelah 25 tahun merintis karir di Garuda Indonesia, Indra Setiawan, satu dari “Sembilan Pendekar”, akhirnya memimpin maskapai penerbangan nasional terbesar di Indonesia itu. Ini perpaduan prestasi dan garis tangan. Indra ysebelumnya menjabat Penasihat Keuangan Garuda. Dia kemudian digantikan Emirsyah Satar, Maret 2005.

     

Syaukani Hasan Rais

Bupati Kutai Kartanegara

Bupati Kutai Kartanegara yang juga Rektor Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) ini menjadi profesor pertama yang dihasilkan perguruan tinggi swata di seluruh Kalimantan. Doktor Ilmu Kehutanan dari IPB ini memprakarsai Gerbang Dayaku untuk mengakselerasi pembangunan daerahnya.

 

Dorodjatun Kuntjoro-Jakti

Kala Ingin Bergerak Cepat

Saat menjabat Menko Perekonomian Kabinet Gotong Royong, ia ingin bergerak cepat pada strategi pencip-taan lapangan kerja. Sungguh ia risau tiga tahun terbengkalai sehingga banyak rakyat Indonesia tidak mendapat pekerjaan yang layak. Ia juga sangat galau mengenai utang Indonesia. Selain utang pada IMF dan Bank Dunia, justeru yang paling gawat adalah utang dalam negeri Indonesia.

 

Mardiyanto

Mendagri yang 'Bapak Rakyat'

Mardiyanto seorang pemimpin yang cerdas, bersahaja dan selalu menempatkan diri sebagai bapak selutuh rakyat. Karifannya sebagai pemimpin telah teruji selama menjabat Gubernur Jawa Tengah 1998-2007, melayakkannya menjabat Menteri Dalam Negeri 2007-2009.

 

Faisal H Basri

Ekonom-Politisi Teguh Prinsip

Dosen FE UI  dan mantan Sekjen DPP PAN, ini seorang ekonom, politisi dan aktivis LSM yang teguh pada prinsip. Pria kelahiran Bandung, 6 November 1959, ini memperoleh gelar Master of Arts (MA) dalam bidang ekonomi dari Vanderbilt University, Nashville, Tennessee, Amerika (1988).

 

Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri, MS

Pejuang Kelautan dan Perikanan

Inilah sosok seorang pejuang kelautan dan per-ikanan. Sejak kecil, hidupnya sudah menyatu dengan laut, nelayan dan ikan. Gelar doktornya juga tak terlepas dari masalah pengelolaan sumberdaya lautan. Ia juga seorang yang gigih memper-juangkan terbentuknya Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), yang kini dipimpinnya.

 

Kartika Affandi

Bunga Matahari Tanpa Busana

Pelukis perempuan tanpa busana ini menggelar pameran tunggal bertajuk Menengok Perjalanan Kehidupan. Sejumlah lukisan putri maestro Affandi, ini merekam suasana kejiwaan dan perjalanan kehidupan yang ia alami. Mulai dari tubuh perempuan tanpa busana, sampai wajah yang teralingi kawat berduri dan "potret diri" berupa bunga matahari.

 

Nabiel Makarim

Si Burung Phoenix Pencinta Lingkungan

Ia pantas digelari Si Burung Phoenix. Burung dalam mitologi Yunani yang bertampang jelek tapi setiap kali mati, dari abunya hidup lagi Phoenix yang baru. Ia tipe manusia yang tak mau menyerah, seperti burung Phoenix. Kariernya berliku timbul tenggelam sampai akhirnya ia menjabat Menteri Lingkungan Hidup.

 

 

Jusuf Wanandi

Politisi dan Peneliti Senior

Pendiri dan Anggota Dewan Penyantun CSIS, ini lama menjabat Direktur Eksekutif CSIS, sebuah lembaga pemikir yang berperan melahirkan berbagai gagasan yang menjadi kebijakan pemerintah pada awal kekuasaan orde baru hinga pertengahan tahun 80-an.  Saat mahasiswa, ia dikenal sebagai tokoh organisasi ekstrauniversiter, PMKRI.

 

Yohanes Surya

Persiapkan Indonesia Raih Nobel 2020

Fisikawan ini telah berjasa membuka jalan bagi bangsa Indonesia memasuki fase renaisans. Dia merintis jalan bagi murid cerdas Indonesia masuk pada komunitas fisika pemula antarbangsa melalui Olimpiade Fisika Internasional dan The First Step to Nobel Prize in Physics. Ia pun berobsesi mempersiapkan peneliti Indonesia meraih Nobel 2020.

 

Gamawan Fauzi

Penerima Bung Hatta Award 2004

Gubernur Sumatera Barat penerima Bung Hatta Award 2004, saat menjabat Bupati Solok. Dia seorang pejabat yang konsisten menegakkan aturan dan tidak korupsi. Namun, dia sendiri merasa penghargaan itu sangat berat dan mungkin saja belum pantas. Dia menapak karier mulai dari staf biasa di Kantor Ditsospol Pemprov Sumatera Barat.

 

R. Adang Ruchiatna Puradiredja

Pemimpin yang Zikir, Pikir dan Ukir

Ia seorang putera terbaik bangsa yang berasal dari Jawa Barat. Di mata para kenalannya, mantan Pangdam IX Udayana, ini memiliki 5N (Nyunda, Nyantri, Nyakola, Nyeni, dan Nyaah ka balarea). Ia seorang prajurit pejuang dan pemimpin yang zikir, pikir dan ukir. Ia juga seorang pemimpin yang pelayan, yang peka melihat, mendengar dan mera-sakan.

 

Anne Ahira

Internet Marketer Dunia

Usianya masih 25 tahun, tetapi penghasilannya sudah ribuan dollar AS. Perempuan yang selalu mengaku ‘orang kampung’ ini bekerja dari rumahnya di pinggiran kota Bandung mengembangkan bisnis berskala internasional berbasis internet marketing. Ia bercita-cita akan ‘pensiun’ sebelum umur 30 tahun.

 

Dr Ir Sugeng Purwanto, MM, MBA

Peraih Gelar Doktor Tercepat

Direktur Keuangan dan Pengembangan Bisnis PT Surya Citra Media Tbk (Induk Perusahaan SCTV) ini dua kali memperoleh penghargaan dari Musium Rekor Indonesia (MURI) karena berhasil meraih gelar doktor tercepat di Indonesia dengan predikat kelulusan Cum Laude, IPK 3,95 dalam waktu 13 bulan dan 26 hari (2003-2004) dan 22 bulan (1999-2001).